Mengapa Throttle by Wire

bsm_tbw_02.PNGAkhirnya throttle by wire TBW mulai dipakai oleh model sepedamotor keluaran baru. Karburator tidak berhasil lolos aturan emisi gas buang Euro2 dan digantikan oleh EFI, namun aturan emisi gas buang tidak tinggal ditempat, saat produsen sudah memenuhinya maka aturan tersebut akan ditingkatkan lagi, sehingga model sepedamotor yang keluar berikutnya makin rendah emisi gas buangnya.
Throttle by wire seperti tampak pada gambar diatas (nomor 1), bentuknya didominasi oleh servo motor pengerak butterfly (skep pengatur debit udara masuk kedalam mesin). Lanjutkan membaca “Mengapa Throttle by Wire”

YAMAHA memang didepan

00TVSTulisan pertama di tahun 2016, semoga tahun ini makin baik, makin lancar, menulis juga makin rajin.
Jaman sudah maju, komunikasi online makin banyak digunakan karena lebih cepat praktis dan akurat, bahkan transportasi roda dua – ojek yang informal (belum pakai plat kuning) sudah ada aplikasi pendukung yang dapat dipesan melalui perangkat mobile phone, cepat praktis dan akurat. Lanjutkan membaca “YAMAHA memang didepan”

Mencoba All New CB150R dan New Sonic 150R

Sumber foto: OTORIDE www.dididknh.com
Sumber foto: OTORIDE http://www.didiknh.com

Semangat, ingin coba All New CB150R mau bandingkan dengan AkaSE, berangkat awal supaya datang sesuai jadwal undangan yang diberikan (diganjar dengan dapat giliran mencoba grup pertama). Untuk hasil data-data bengkelsepedamotor menggunakan aplikasi Diablo Super Biker’s tracking dengan iPhone.
Hasil yang dicatat oleh aplikasi ini adalah:
– Total jarak yang ditempuh per model adalah sekitar 5 kilometer.
– Kecepatan maksimum 86,1km/h
– Sudut kemiringan maksimum 36,3°
Lanjutkan membaca “Mencoba All New CB150R dan New Sonic 150R”

Mesin DOHC dengan Roller Rocker Arm

bengkelsepedamotorSedang merapihkan sepedamotor jaman dahulu buatan tahun 1985 (Winoue), sampai pada bagian pasang kepala silinder pasang pelatuk klep – rocker arm, bagian yang seperti jungkat-jungkit mainan anak TK, naik-turun meneruskan gerak bentuk tonjolan poros bubungan – camshaft.
Dengan semakin maju rancang bangun dan bahan maka pabrikan dapat meningkatkan efisiensi mesin yang digunakan oleh sepedamotor. Dengan peningkatan efisiensi maka akan makin banyak tenaga hasil pembakaran yang dapat disalurkan ke roda belakang. Produsen sepedamotor bukan bengkel modifikasi yang meningkatkan tenaga dengan ganti knalpot (berisik), filter udara yang lebih lancar, perbesar kapasitas mesin (bore-up, stroke-up) ada batasan dan aturan dasar yang harus tetap ditaati oleh produsen sepedamotor. Batasan pertama adalah kapasitas mesin, misalnya kelas 100cc, 150cc, 250cc, jadi kapasitas mesin tetap, kemudian harus kuat, aman, tahan lama, dan lolos uji laik darat dari dinas yang berwenang supaya bisa dapat plat nomor dan digunakan aman di jalan raya umum.
Efisiensi adalah untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dengan modal yang sama, sekarang kita fokus ke bagian penggerak katup, valve train.
Lanjutkan membaca “Mesin DOHC dengan Roller Rocker Arm”