Mengapa Throttle by Wire

bsm_tbw_02.PNGAkhirnya throttle by wire TBW mulai dipakai oleh model sepedamotor keluaran baru. Karburator tidak berhasil lolos aturan emisi gas buang Euro2 dan digantikan oleh EFI, namun aturan emisi gas buang tidak tinggal ditempat, saat produsen sudah memenuhinya maka aturan tersebut akan ditingkatkan lagi, sehingga model sepedamotor yang keluar berikutnya makin rendah emisi gas buangnya.
Throttle by wire seperti tampak pada gambar diatas (nomor 1), bentuknya didominasi oleh servo motor pengerak butterfly (skep pengatur debit udara masuk kedalam mesin).

bengkelsepedamotor keihin ctk
butterfly

Grip gas ditangan kanan yang biasa terhubung langsung dengan butterfly melalui kabel gas sekarang menjadi sensor yang memberi input kepada ECU berapa besar pelintiran tangan pengendara, ECU akan memproses data dan memberikan perintah kepada servo motor berapa besar dan cepat butterfly dibuka, perintah ke servo motor tidak hanya berdasarkan input grip gas saja, tetapi ECU juga mempertimbangkan input tekanan saluran masuk ke mesin, putaran mesin, suhu mesin, kecepatan motor, kecepatan putaran roda belakang.
TBW jika dibaratkan karburator, mirip seperti karburator CV, yaitu grip gas terhubung dengan butterfly namun skep yang mengatur bukaan udara masuk ke mesin terbuka berdasarkan tekanan saluran masuk mesin.
Dengan TBW maka semprotan bensin melalui injector tidak perlu diperbesar mendadak, karena bukaan butterfly tidak mendadak.
Apakah TBW lemot ? tidak, reaksi mesin tetap responsif dan dalam batas aturan emisi gas buang yang berlaku saat sepedamotor didaftarkan untuk uji laik darat (jika mau dibuat lebih responsif daripada kabel gas biasa juga bisa, Throttle Kicker).
Keuntungan TBW, choke, servo idle bisa langsung digantikan oleh TBW, saat mesin dingin ECU tinggal kasih perintah tambah bensin & butterfly angkat sedikit. Cruise control (touring) dan Traction control juga lebih mudah diaplikasikan, tinggal tambah sensor & software ECU.
Selamat datang Throttle by wire di Indonesia (dari produsen anggota AISI)
bsm_tbw_02

bsm_tbw_03
CBR250RR MODE, untuk memilih tingkat reaksi antara grip gas : butterfly

Selamat datang HONDA CBR 250 RR

Salam,
bengkelsepedamotor

9 thoughts on “Mengapa Throttle by Wire

  1. bengkel sepeda motor is back.
    om mau nanya masalah yg. masih bikin saya penasaran sampai saat ini,
    tingginya rasio kompresi pada mesin misal CB150R yang sampai 11,3:1 kan seharusnya menggunakan bahan bakar beroktan tinggi, tapi rilis pabrikan kan mesin tsb. aman menggunakan premium yg. beroktan 88, dari yg. saya baca hal tersebut bisa terjadi karena mereka memajukan derajat pengapian, nah yg. tidak saya pahami kenapa memajukan derajat pengapian bisa menghilangkan knocking? bukanya knocking terjadi karena terjadi pembakaran dini sebelum piston mencapai TMA? nah kalau derajat pengapiannya dimajukan bukannya sama saja membakar bensin sebelum piston mencapai TMA, sama juga terjadi knocking dong?

  2. Kemunkinan besar sama, cek kabel dari switch standar samping yang menuju ECU, warna kabel dan posisi terbaik/terdekat untuk menggandeng kabel tersebut dengan relay & kabel lampu rem

  3. Saya ingin belajar menjadi montir sepeda motor dengan bapak secara face to face , minta tolong ajarin saya pak, saya ingin memiliki kemampuan seperti bapak yang bijak dan smart

Silahkan berkomentar, Terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s