Velobanjogent

bengkelsepedamotor velocetteTulisan berikut masih tentang pengaturan buka-tutup katup DOHC yang pada awalnya dipasang pada mesin OHC. DOHC tujuannya adalah mengurangi komponen mesin yang bergerak bolak-balik (rocker arm) mengurangi beban inersia pada sistem buka-tutup katup.

Pada tahun 1936 Velocette melakukan modifikasi pada mesin sepedamotor balap 350, modifikasi yang dilakukan adalah merubah bagian kepala silinder OHC dengan kepala silinder DOHC

PERHATIKAN: DOHC bukan berarti katup banyak multi valve, DOHC awalnya juga 1 (satu) katup masuk & 1 (satu) katup buang. DOHC sudah ada lama sebelum generasi kepala silinder katup banyak yang baru muncul tahun 1980an.
Multi valve bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pemasukan bahanbakar dan udara kedalam silinder.
DOHC bertujuan untuk  mengurangi beban inersia.

bengkelsepedamotor dohc
The MotorCycle 28th May 1936

Sid Willis memasang kepala silinder DOHC pada mesin 250cc, ganti kepala silinder OHC dengan kepala silinder DOHC, tidak pakai beda merek ataupun material, mesin yang sama, merek sepedamotor yang sama VELOCETTE, hasilnya dengan kepala silinder DOHC putaran mesin bisa naik 1.000 rpm lebih tinggi. Ikut balapan  250 IOM TT di Eropa tahun 1953, berhasil meraih posisi ke-5. Tahun 1955 Jack Hogan naik podium sebagai juara 250 TT di Bathurst menggunakan mesin 250cc dengan kepala silinder DOHC.

Cerita komplitnya ada di blog THE VELOBANJOGENT

Salam,
bengkelsepedamotor
logo

Kenang-kenangan bengkelsepedamotor mampir di McIntosh Racing,
spesialis NORTON Featherbed Manx, ketemu dengan Masternya Ken McIntosh.

11 thoughts on “Velobanjogent

  1. 1936 DOHC muncul …. 2014 masih masih jadi perdebatan komentator … nice reference kang …

    Terimakasih Mas Didik,
    Yang masih berdebat adalah hasil pembodohan otomotif marketing😛

    Salam,
    bengkelsepedamotor
    logo

  2. sama keuntungan DOHC selain inersia dr rockerarm adalah dg DOHC klep bisa dibuat tegak..jd volumetrik bisa lebih unggul..kalo SOHC dibuat tegak..rockerarm bisa puuaannjjaangggg….

  3. memahamkan effortnya lebih besar mas bro…apalagi yang bukan open minded😀😀😀
    bahasnya apa…komentarnya kemana… hehehehe
    sabar aja bro … salut !!

  4. ternyata DOHC udh di temuin dr tahun 30an…kq di negara kita umumnya masih dianggap wow banget yah mas,apa daerah asia khususnya Indonesia emg buat buangin teknologi lawas Eropa dengan kemasan baru tentu nya…atau karena negara kita lebih dominan ke produk Jepang yg *maaf* katanya tidak terlalu inovatif soal teknologi contoh produk mobil atau saya yg emg terlalu norak soal teknologi mesin?hehe

    Teknologi masih terus berkembang, tidak berhenti atau menjadi lawas, DOHC tetap WOW, malah DOHC ada yang ditambah roller rocker arm.
    Tetap semangat terus untuk belajar.
    Salam,
    bengkelsepedamotor
    logo

  5. eh iya…kalo analisis dohc yang pake roller gimana bro?? secara disain apakah ada beban inersia tambahan (kan ada mekanisme rockernya juga tuh..)??
    meskipun mengurangi koefisien gesek di valve..

    coming soon…
    Salam,
    bengkelsepedamotor
    logo

Silahkan berkomentar, Terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s