O2 sensor untuk sepedamotor

img_2599.jpgMemperjelas yang sudah pernah bengkelsepedamotor tulis disini, disini dan disini berikut ini adalah tulisan penjelasan mengapa O2 sensor ada dipasang pada sepedamotor. Sepedamotor saat ini menghadapi banyak peraturan yang harus dipatuhi agar sepedamotor tersebut dapat dijual kepada masyarakat umum, tidak lagi seperti dahulu, pernah terjadi dahulu produsen saling berlomba membuat sepedamotor tercepat, yang dapat dijual kepada umum, sekarang sudah tidak bisa lagi, sepedamotor dibatasi kecepatan maksimalnya. Demikian juga dengan faktor emisi atau polusi yang dihasilkan harus dibatasi, racun hasil pembakaran mesin yang keluar dari ujung knalpot harus rendah sebelum dilepas ke-udara bebas. CO, NOx, adalah beberapa racun yang keluar dari hasil pembakaran BBM dengan Udara, secara teori BBM dapat dibakar sempurna, jika perbandingan berat Udara:BBM = 14,7:1 namun mesin tidak selalu dapat berjalan baik pada kondisi ini, misalnya saat mesin dingin, akselerasi, perlu perbandingan yang lebih kaya, maka pada model karburator ada CHOKE (cuk-memperkaya AFR saat mesin dingin), sedangkan untuk menghasilkan tenaga maksimal perbandingan AFR 12,8~13:1. – Air Fuel Ratio -

O2 sensor adalah alat yang dapat mendeteksi kadar oksigen yang melewatinya, dengan karakteristik ini O2 sensor dipakai oleh produsen sepedamotor untuk membaca kadar oksigen yang terkandung dalam gas buang, memberi informasi kepada Kontrol Unit Injeksi (ECU) mengatur debit BBM yang diinjeksikan kedalam ruang bakar supaya gas buang masih sesuai dengan peraturan yang ditetapkan, Indonesia saat ini menggunakan standar uji EURO 2 dengan metode test ECE R40.

O2 sensor dibagi menjadi 2 macam yaitu:
Narrow Band, hanya dapat mengukur rasio 14,7:1, tegangan 0~1 volt, ciri fisiknya mempunyai 2 (3) kabel menuju ECU, digunakan untuk kontrol emisi.
Wide Band, dapat mengukur rasio campuran kaya atau miskin, tegangan 0~5 volt, ciri fisiknya mempunyai 5 (6) kabel menuju ECU, digunakan untuk setting ECU Map maksimal.

bengkelsepedamotor menuju test EURO2

bengkelsepedamotor menuju test EURO2

Salam,
bengkelsepedamotor

bengkelsepedamotor_logo

30 thoughts on “O2 sensor untuk sepedamotor

  1. Yg sudah O2 sensor untuk kelas 150 CC CBR dan NVL ya Mas ?

    Iya, CBR150 & NVL

    Off topic : boleh minta gambar dudukan untuk Cakram agar bisa saya buat juga di Win ?
    email : nurkholish at gmail dot com

    belum punya/buat sendiri, ada hasil dari teman-teman KHWI
    Terimakasih

  2. kata AHM O2 sensor gak perlu untuk motor yg udah injeksi, wakakakkakak..,
    petingginya lho yg bilang gitu.

    Kalau untuk lolos standar EURO 2 masih bisa tanpa O2 sensor.

  3. ya kalo cuma euro 2 sih ninja 2 tak juga bisa atuh… tapi masalah motor injeksi gak perlu O2 sensor itu yg aneh, :D

    Silahkan dibaca lagi diatas, Sepedamotor Injeksi tidak harus pakai O2 sensor, ada beberapa sepedamotor malah O2 sensor yang sudah ada bengkelsepedamotor lepas ganti dengan dummy supaya nilai voltagenya tetap (jangan diikuti, race use only)

  4. menurut pengetahuan saya O2 sensor bukan hanya untuk emisi akan tetapi juga mempengaruhi performa secara signifikan

    hal ini karena hidrocarbon perlu bereaksi dengan o2 yg tepat untuk menghasilkan performa maksimum. jika ada hidrokarbon yg lolos belum terbakar maka menyebabkan performa turun. semakin banyak yg tidak bereaksi dg o2 semakin performa turun

    Coba deh copot kabel O2 sensor ke ECU, apakah powernya turun ?
    Supaya MIL tidak menyala pasang dummy (resistor), kalaupun MIL nyala motor masih tetap bisa ngebut…,
    lagi saya ingatkan ini akan menaikan kadar emisi, jangan dilakukan RACE USE ONLY.
    salam,
    bengkelsepedamotor

  5. punya new vixion pake o2 sensor yg jenis apa bro? Bagus yg narrow or wide? Thx b4

    Silahkan dilihat sendiri berapa jumlah kabel yang ada di O2 sensor NVL.
    Bagus untuk apa nih emisi atau performance ? Baca lagi tulisan diatas yah.
    Terimakasih,
    Salam,
    bengkelsepedamotor

  6. Wah, langsung dibahas. Itu sebabnya di awal sempat tanya, apakah utk peforma. Soalnya tanpa sensor o2 kan oprek ecunya lebih bebas.

    Terimakasih Mas Joko, bengkelsepedamotor sudah lama bahas Injeksi, dari tulisan pertama tahun 2007, dan sudah reflash ECU sejak 1998 :-)
    O2 sensor kalau yang 5 kabel OK, mapping sudah dapet jadi makin pas, auto tune.
    salam,
    bengkelsepedamotor

  7. kalo sensor o2 dicopot memang power tidak semata2 turun

    kembali ke fungsi sensor o2 yaitu menjaga campuran bensin udara tetap ideal

    saat berkendara, pola berkendara rider sering kali membuat pembakaran tidak sempurna.

    jika udara terlalu banyak, mesin jd nembak2 dan kurang bertenaga

    jika bensin terlalu banyak, mesin akan kurang responsif,

    nah itulah fungsi sensor o2 berkaitan dg performa, yaitu menjaga agar campuran tetap ideal sehingga performa maksimal, dan efisien

    Kebetulan bengkelsepedamotor sudah coba sepedamotor EFI 150cc tanpa O2 sensor, Jogja – Pantai Parangtritis, tenaganya bagus dan tidak nembak-nembak.

    http://bengkelsepedamotor.wordpress.com/2012/12/20/honda-cb-150-r-streetfire-first-ride/

    Terimakasih Bro Casper buat infonya.
    Salam,
    bengkelsepedamotor

  8. @ casper
    Justru sensor o2 kadang jadi permasalahan. Kadang kalau pingin agak kenceng, memang sengaja campurannya dibuat kaya, kadang pingin ngirit, dibuat miskin. Hal spt itu susah dgn sensor o2 yg biasa (dua kabel), yg biasa dipasang di motor standar pabrikan.

    Lagian motor injeksi nggak separah itu perbandingannya sampai nembak2 atau tenaganya kurang, jangan dibandingkan dgn salah pasang ukuran spuyer.

  9. salam jg bengkel sepeda motor. oh iya diwikipedia kok ada seperti ini

    The ECU attempts to maintain, on average, a
    certain air–fuel ratio by interpreting the
    information it gains from the oxygen
    sensor. The primary goal is a
    compromise between power, fuel
    economy, and emissions, and in most
    cases is achieved by an air-fuel-ratio
    close to stoichiometric.

    Stoichiometric artinya AFR 14,7:1 artinya emisi paling rendah bukan tenaga paling besar, kalau tenaga paling besar didapat pada AFR 12,8~13:1 jadi kesimpulannya apa ?
    Kalau kabel dari O2 sensor baru 2 atau 3 kabel itu masih Narrow Band, cuma buat atur emisi, karena targetnya stoichiometric.
    Kalau O2 sensor Wide Band baru bisa dipakai buat tuning performance, perlu diingat juga sistem injeksi pada sepedamotor menggunakan sistem SPEED DENSITY (bukan MASS FLOW) base map nya harus pas dulu, kompensasi yang bisa dilakukan cuma sedikit, rubah knalpot (back pressure berubah) atau ganti filter udara (air flow) tidak bisa dikompesasi langsung walaupun ada O2 sensor, tetap harus rubah base map (tabel VE).
    salam,
    bengkelsepedamotor

  10. wah saya makin tertarik ni beradu argumen dg bengkel sepeda motor, pengetahuan saya jd tambah

    ini kalo sepemahaman saya ya gan,

    sensor o2 membuat pembakaran sempurna (stokiometri) sehingga membuat performa maksimal.

    misal saja1 atom bensin (HxCx) disemprotkan diruang bakar dan akan bereaksi dg atom oksigen(o2)

    kondisi dikatakan sempurna jika setiap 1 atom bensin hxcx bereaksi dg o2 dg jumlah stokiometri sehingga menghasilkan co2 dan h2o(air). sehingga tidak ada lg bensin yg tersisa.

    jika pembakaran tidak sempurna, ada bensin yg belum bereaksi dg o2, berarti jumlah bensin yg terbakar lebih sedikit, yg artinya performa jg ikut turun.

  11. @casper
    urun rembug nih…stokiometri itu kan keadaan ideal, bisa diperoleh di lab, dengan semua parameter terukur. Faktanya kondisi real-nya tidak bisa 100% ideal seperti di meja ukur, makanya yang disebut “sempurna” tadi bisa jadi berbeda artinya. Itu pula yang membuat output engine bisa saja bukan pada kondisi ideal tadi. Faktor lain yang berpengaruh antara lain RH, Temperature (Gas, Air, Engine itu sendiri), struktur Air yang masuk ke engine, struktur kimia rantai karbon yang digunakan sebagai Fuel. Kalau penafsiran “ideal” dan “sempurna” seperti diatas saya kira masih sempit, kecuali kita bisa meningkatkan efisiensi thermal ICE menjadi 85% – 90%, baru istilah “sempurna” tadi “perfectly match” digunakan :D :D

  12. maaf lupa….di wiki tadi ada istilah “compromise” (dalam istilah lain disebut juga “trade off”)…dari beberapa parameter yang akan diukur, bila saling berlawanan, kata-kata “compromise” pasti akan muncul…artinya apa?? bengkelsepedamotor sepertinya telah menjawabnya pada diskusi sebelumnya diatas :D :D :D

  13. kondisi pembakaran sempurna mungkin kok di mesin. umumnya mobil2 baru bahkan new vixion

    parameternya adanya air dr hasil pembakaran. kalo efisiensi engine g mungkinlah mpe segitu. pasti hilang di panasnya.

  14. :D :D yakin itu 100% sempurna?? ada yang pernah ngitung gak berapa % perbandingan fuel yang dibakar dengan h2o yang “netes” tadi?? sesuai dengan stokiometri?? Haslinya saya yakin “relatif” bro…makanya pemilik blog ini bilang diatas…
    “…kalau tenaga paling besar didapat pada AFR 12,8~13:1 jadi kesimpulannya apa ?…”

    Kalau pembakaran sempurna hasilnya mesin overheat :-)

  15. oh ya…istilah-istilah “efisien”, “performa” bisa jadi sangat “tricky” bro, pengertian dasar dalam suatu teorema akan bias ketika diutarakan dalam ranah dunia nyata. Makanya terkadang kalau pemahaman kita sebatas pada definisi saklek sesuai teorema, akan “terbentur” ketika dihadapkan pada kasus real di lapangan. No offense bro, dari diskusi di atas terlihat sekali konsep2 ilmiah disodorkan, namun ketika menjawab “…adanya air….”, bro casper sudah beralih ke ranah “real” yang mana fakta tersebut barulah merupakan “indikasi” yang perlu dibuktikan jika tetap berargumen menggunakan konsep ilmiah.
    Btw….what a nice debat we have…thx bro

  16. Yakin sensor O2 gak ada hubungannyapengaruhnya dengan performa? Justru New Vixion ditambahin sensor O2 biar pembakaran close loop alias makin sempurna sesuai kebutuhan mesin. Inget bagaimana kasus brebet di Vario 125 (dan CB150R) yang gak pake sensor O2.

    Yakin 100%, karena alasan utama karburator digusur oleh EFI adalah supaya emisi gas buang turun.
    Saya pernah pegang mesin yang setiap sentimeter ada kabel seperti urat syaraf, membuat tabel VE untuk EFI Speed Density memang ruwet.
    Kalau mbrebet, coba deh cek komponen lain belum tentu karena tidak ada O2 sensor.
    Salam,
    bengkelsepedamotor

  17. oke bro, sebenarnya perdebatan tentang mesin adalah tentang ilmu pasti, ilmu eksak. tidak ada yg perlu diperdebatkan lagi.

    saya menjabarkan konsep diatas memang terlihat teoritis, tp itulah yg terjadi pada vario 125 dimana pada dataran tinggi tekanan udara lebih rendah sehingga campuran bensin udara tidak sesuai lg, yg berakibat performa drop.

    dr sni saya akan menyimpulkan 4 pernyataan

    1. sensor o2 mempengaruhi emisi->benar
    2. sensor o2 mempengaruhi efisiensi->benar
    3. sensor o2 mempengaruhi performa->benar
    4. sensor o2 mempengaruhi emisi dan tidak mempengaruhi performa-> salah

    karena sensor o2 bertugas menjaga campuran agar selalu tepat.

    Terimakasih Bro Casper.
    Silahkan dibaca lanjut di wiki AFR dan Sensor AFR, setuju ini ilmu pasti.
    Salam,
    bengkelsepedamotor

  18. @aris
    lha ninja250f versi indonesia kok gak disebut?? :D :D
    @bro imam
    wah sudah dijawab duluan
    “…Kalau mbrebet, coba deh cek komponen lain belum tentu karena tidak ada O2 sensor…”
    @casper
    point nomer 4, relatif menurut saya….pertama harus dilihat dulu apa tujuan utama dari penggunaan sensor tersebut, makanya terdapat variasi sensor O2 tersebut, ada yang fungsinya lebih advance. Tapi yang pasti sensor O2 memberikan parameter tambahan sebagai feedback, sehingga ada keleluasaan bagi desainer engine untuk menentukan “arah” pengembangan yang dituju, apakah trade off dari emisi & performa atau memang performance oriented.

  19. @bro Imam
    ada tips dan trick membuat map pengapian lebih smooth? saya punya custom cdi, hanya 2 parameter (engine rpm & advance angle). beberapa kendala yang masih saya temui:
    -kadang terjadi backfire
    -kalau throttle disentak, seperti ada lag (engine rasanya tertahan sebentar)
    thx

    Pertanyaan akan saya teruskan ke Bro Imam :-).
    Kalau menurut bengkelsepedamotor perlu 1 data lagi yaitu TPS, atau kompromi di tangan yang buka/tutup gas, menaikkan idle dikit.
    Salam,
    bengkelsepedamotor.

  20. @bengkelsepedamotor
    thx sudah diteruskan… :D :D
    jadi perlu TPS yah? Saya nyoba di engine yang tidak ada TPSnya bro, benchmark saya adalah original cdi dari engine tersebut.
    hehehe…kayaknya perlu diskusi lebih banyak lagi nih…btw project senggang tsb cukup lama vakum, gara2nya ya itu..mentok di ignition map. Hardware sendiri tidak ada masalah, di uji running tidak overheat, ignition energy stabil di 60 milliJoules, output voltage stabil di 320 V

    Switch on/off juga bisa sebagai TPS, jadi kalau tutup gas dari rpm tinggi akan pindah ke map deselerasi yang nggak pakai nembak.
    Kapan mau mampir ke bengkelsepedamotor, welcome…

  21. o2 sensor bisa iya bisa tidak meningkatkan performa…

    Iya ketika jumlah udara lebih besar rasionya dr bbm, dgn memberikan feedback ke ECU agar melakukan perbaikan campuran ke nilai yg ideal

    Tidak ketika jumlah bbm yg lebih banyak dr jumlah udara yg dibutuhkan, o2 sensor feedback ke ecu agar menurunkan jumlah bbm yg di supply ke dalam ruang bakar, kenapa tidak ???
    y seperti yg anda tulis sebelumnya, bahwa rich mixture = max performance tp bad emision, makanya o2 disini berfungsi menjaga emisi agar tetap rendah namun tetap optimal hasil pembakarannya

    tp sepertinya bukan meningkatkan, lebih tepatnya menjaga performa dgn cara kontrol emisinya….

    apakah bisa dikatakan demikian ???

    Sepedamotornya buat dijual umum ?
    Harus lulus EURO2 ?
    Jadi fungsi O2 sensor untuk kontrol emisi ya :)
    Salam,
    bengkelsepedamotor

  22. artikel pencerdasan buat membuka pengetahuan soal O2 sensor yg sering disalahartikan sebagai sesuatu yg amat sangat canggih dgn mengabaikan fungsi sesungguhnya penggunaannya di motor…soal kasus mbrebet Vario 125 lebih byk di masalah busi dan setelah diganti kagak ada masalah lg tuch

  23. alangkah baiknya bila soal O2 Sensor yang berkaitan dengan performa dapat dhubungkan dengan motor Superbike atau Supersport(dalam artikel lain).apakah dalam superbike atau supersport menggunakan O2 Sensor dalam produksinya??
    karena saya cari tentang hal itu malah sulit dicari,yang ada malah O2 Sensor aftermarket seperti merk Bosch.entah lah apa tujuan penggunaannya

    Coba lihat BAZZAZ, z-afm-self-mapper …. atau arsip tulisan bengkelsepedamotor tentang Thundermax (maaf sepedamotornya bukan supersport apalagi superbike)
    salam,
    bengkelsepedamotor
    logo

  24. Mau nanya nih, Mas.. Kalau cuma silencer/mufflernya saja yang kita ganti (bukan full system) dengan muffler yang non katalisator, apakah akan mempengaruhi pembacaan sensor O2 dan apakah akan merubah pemberian informasi emisi terhadap ECU?
    Terimakasih, sangat ditunggu jawabannya. Salam.

    Jika muffler asli diganti, kecepatan aliran gas buang berubah, efisiensi pengisian ruang silinder berubah akhirnya hasil pembakaran juga berubah.
    O2 akan mendapat pembacaan yang berbeda, pembacaan ini oleh ECU akan dicoba untuk disesuaikan dengan perintah-perintah yang telah diprogram, biasanya mesin akan panas, dan suara knalpot nembak-nembak.
    Terimakasih
    Salam,
    bengkelsepedamotor
    logo

  25. Pingback: Fuel Injection vs Karburator | bengkelsepedamotor

  26. klo untuk penelitian. kedua oksigen sensor itu apakah bisa digunakan pada sepeda motor vixion 2014 ya pak?

    Bisa, oksigen sensor wide band bisa digunakan untuk penelitian kerja pembakaran mesin.
    Salam,
    bengkelsepedamotor
    logo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s